Minggu, 04 Mei 2014

Tanjung Kapal, Rupat, Bengkalis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Tanjung Kapal
—  Kelurahan  —
Negara Indonesia
ProvinsiRiau
KabupatenBengkalis
KecamatanRupat
Kodepos28781
Luas- km²
Penduduk- jiwa
Kepadatan- jiwa/km²
Tanjung Kapal adalah kelurahan di kecamatan Rupat, kabupaten Bengkalis, provinsi RiauIndonesia.
Tanjung kapal merupakan kelurahan yang cukup luas, merupakan bagian dari kecamatan Rupat yang terdiri dari beberapa wilayah yang biasa tebagi dalam beberapa rukun tetangga (RT)/ rukun warga (RW). Secara geografis wilayah tanjung kapal berbatasan dengan kelurahan batu panjang dan desa kampong aman (darul aman). Wilayah ini terdiri dari beberapa dusun, yaitu dusun tanjung kapal, tanjung kapal darat, parit joko, parit joko darat, parit dua (teluk mempelam), parit satu, sri rupat, rampang jaya, gunap dan rampang proyek.
Untuk saat ini proses pembangunan di tanjung kapal masih dalam berjalan. Misalnya adanya pengoperasian pelabuhan roro yang berada di desa tanjung kapal. Dengan adanya roro membantu perkembangan yang terjadi pada daerah kelurahan tanjung kapal itu sendiri maupun daerah sekitarnya. Potensi wisata yang ada di daerah tanjung kapal masih belum dimaksimalkan oleh para penduduk maupun instansi pemerintahan yang berwewenang pada wilayah tanjung kapal. Dapat dicontohkan adanya pantai yang menyisiri pantai di permukaan laut kelurahan tanjung kapal. Misalnya pantai parit joko yang berada pada dusun parit joko. Keunikan pantai ini adalah memiliki tumpukan pasir yang berada dipermukaan laut (selat) yang biasa dinamakan beting.
Selain itu potensi wisata yang ada adalah wisata bahari dan hutan yang mengelilingi daerah tanjung kapal tersebut. Penghasilan utama dari daerah ini adalah perkebunan dan pertanian.

RESEPSI PERNIKAHAN HAMDANIEL & SANTI BUGIS

Menjemput Tepak Menghantar Cincin

Rangkaian kehidupan anak manusia tersangatlah panjangnya. Dimulai dari kandungan, lahir, masa bayi, masa kanak, masa remaja, masa dewasa, berumah tangga (berkeluarga) dan bermasyarakat, kemudian tua, dan akhirnya kembali kepada Sang Pencipta. Begitu pun agaknya dalam senarai perjalanan perkawinan orang Melayu sebagaimana yang sudah tersusun turun temurun dari dahulunya
Setelah pihak lelaki semufakat untuk menjodohkan anak lelakinya dengan sigadis yan telah disepakati, maka dikirimlah perutusan kerumah si gadis untuk meminang atau melamar si gadis secara resmi.
Perwakilan terdiri dari beberapa orang yang dituakan dan seorang juru bicara.
Supaya pihak wanita tidak merasa dikejutkan atas kedatangan ini.
Pada pertemuan ini pihak lelaki menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannnya, yang dijawab oleh pihak wanita.
Upacara mengantar belanja adalah kedatangan perutusan keluarga calon pengantin lelaki kerumah calon pengantin wanita untuk menyerahkan uang belanja sebagai bantuan untuk biaya pelaksanaan upacara pernikahan dengan jumlah yang disesuaikan dengan kesangguapan calon pengantin lelaki
Mengantar uang belanja ini dilengkapi pula dengan bahan pengiring berupa berbagai barang-baran keperluan calon pengantin wanita yang juga disesuaikan dengan kemampuan pihak lelaki.
Selamat Berbahagia Daniel dan Susanti semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah. Membangun tali persaudaraan merupakan hal yang sangat baik. Perhelatan Pernikahan ini dilaksanakan di Kembung Luar (KL) pada 04 05 2014..      
Release By : Burhan
Design By : Isa Tailong

Sabtu, 03 Mei 2014

Mahasiswa Tuntut Pendidikan Gratis Yang Dijanjikan Gubri Annas Maamun

PEKANBARU (RIAU POS.CO)-Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2014 di Kota Pekanbaru diisi dengan Upacara Bendera di halaman Kantor Gubernur Riau dan di halaman Kantor Wali Kota Pekanbaru, Jumat pagi tadi (2/5).

Selain itu di jalanan Kota Pekanbaru pagi tadi berlangsung aksi unjukrasa dari kelompok Aliansi Rakyat Riau Berdaulat (Arrib) yang di dalamnya terdapat Barisan Muda Riau, BEM UIR, BEM STMIK Amik Riau, BEM Abdurrab, BEM Umri, BEM Unri, BEM STMIK Darmapala, Hipmih, EW-LMND, DPW-SRMI, KPW-PRD. Aksi unjukrasa diarahkan ke Gubernur Riau H Annas Maamun. Demo berlangsung di depan gerbang masuk Kantor Gubernur Riau di Jalan Sudirman Pekanbaru menuntut janji-janji manis Annas Maamun semasa kampanye Cagubri dan Cawagubri beberapa waktu lalu.

Menurut Koordinator Umum Arrib Riau Yusroni T didampingi Koordinator Lapangan Broery Marihot Pesolima Nainggolan AMd dalam pernyataan sikapnya, menuntut empat tuntutan. Tuntutan pertama, laksanakan pendidikan gratis tanpa diskriminasi mulai dari pendidikan usia dini hingga Perguruan Tinggi sesuai dengan amanat konstitusi UUD 1945 Proklamasi, Tiap-tiap Warga Negara Berhak Mendapat Pengajaran.

Kedua
, rumuskan kurikulum pendidikan yang berkualitas guna tercapainya tujuan Mencerdaskan Kehidupan Bangsa. Ketiga, Penjarakan pelaku pemungutan liar di sekolah-sekolah dan dinas/lembaga penyelenggara pendidikan. Keempat pengawasan legalitas sekolah-sekolah swasta.

Pengunjukrasa memberi solusi dengan mengatakan laksanakan pasal 33 UUD 1945 Proklamasi sebagai sumber anggaran biaya pelaksanaan pendidikan gratis dari pendidikan usia dini (PAUD) hingga Perguruan Tinggi.

Massa juga prihatin masih banyak pungutan liar di sekolah-sekolah dan Perguruan Tinggi. Misalnya ada bantuan komputer dari Pemerintah ke sebuah sekolah atau Perguruan Tinggi di Riau ini. Maka nanti pihak sekolah atau Perguruan Tinggi memungut kembali biaya komputer kepada siswa atau mahasiswanya. Sementara disebutkan juga ada siswa miskin atau tak mampu tahun 2013 lalu kesulitan untuk ikut ujian karena tidak ada biaya untuk ujian. Pihak sekolah tidak mau tahu dan tidak mau membantu siswa yang kesulitan ini.

Massa juga menyampaikan sudah 68 tahun Indonesia merdeka sejauh mana Negara menjalankan amanat 
 
Mahasiswa Tuntut Pendidikan Gratis yang Dijanjikan Gubri Annas Maamunkonstitusi UUD 1945 seutuhnya untuk memberikan hak dasar pendidikan kepada Rakyat Indonesia, pendidikan berkualitas dan gratis tanpa diskriminasi faktor usia, faktor jenjang pendidikan, faktor ekonomi, faktor teritorial.

Kondisi ekonomi yang memburuk, sempitnya lapangan kerja membuat sebagian keluarga di negeri ini tak mampu menyekolahkan anak mereka sebagaimana mestinya, ini bisa diamati dari data United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (Unesco).Pengamat pendidikan Muhammad Zuhdan 2013 seperti dilansir suaramerdeka.com tiap menit, empat siswa putus sekolah, menyebutkan tercatat ada 1,3 juta anak usia 7-15 tahun di Indonesia terancam putus sekolah. Dengan kata lain setiap menit ada empat anak yang putus sekolah.

Belum lagi rendahnya perhatian negara dalam dunia pendidikan Indonesia tergambar dalam upaya amandemen UUD 1945 hanya mengalokasikan 20 persen dari APBN sedangkan 60 persen dari jumlah anggaran pendidikan tersebut sudah terserap untuk gaji guru. Hal ini menggambarkan belum memadainya anggaran pendidikan untuk mewujudkan pendidikan gratis tanpa diskriminasi sesuai amanat konstitusi UUD 1945 dan upaya amandemen UUD 1945 menetapkan 20 persen alokasi dana APBN telah mencabut ruh daripada UUD 1945 tentang amanat konstitusi agar negara bertanggung jawab memberikan pengajaran sepenuhnya kepada rakyat Indonesia.

"Berdasarkan realita pendidikan Indonesia yang sangat memprihatinkan dengan ini kami menyimpulkan bahwa Pemerintah belum melaksanakan pendidikan sesuai UUD 1945 Proklamasi pasal 31 ayat 1 yang berbunyi: Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran. Untuk itu kami sampaikan tuntutan, kritik dan saran kepada Pemerintah sebagai penyelenggara kebijakan agar tetap konsisten berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,'' ujar Yusroni T dan Broery

SMKN 1 Rupat Bersih


        Rupat, Berita Anak Pelosok - Rupat. SMKN 1 Rupat menjadi Sekolah Terbersih dan Tersehat Untuk Tingkat Sekolah Menengah Atas se - Kabupaten Bengkalis 2014. Sekolah Merupakan salah satu lingkungan yang sangat berpengaruh bagi siswa/i dalam membentuk karater diri siswa tesebut. oleh karena itu lingkungan sekolah haruslah bersih dan sehat demi menunjangnya faktor didik guru kepada siswa.

      SMKN 1  kecamatan Rupat kabupaten Bengkalis ini meraih sekolah terbersih di Pulau Rupat pada tahun 2014. Syahril, kepala sekolah SMKN 1 Rupat berharap penghargaan ini menjadi tolak ukur bagi sekolah yang lain untuk meningkatkan kebersihan dan kesehatan sekolah demi menunjangnya efektifitas belajar -  mengajar. Dia juga berharap dengan bersihnya seklah SMKN 1 Rupat ini bisa menunjang efektifitas dalam belajar dan mewujudkan Rupat Kabupaten Bengkalis kota Pendidikan yang bersih, sehat dan Humanis. (red/br) 


Rupat Gelar Pileg Ulang

Add caption
BENGKALISONE,POG- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bengkalis beberapa hari yang lalu, menemukan surat suara Caleg DPRD Provinsi Dapil Riau 5 yang meliputi Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Kota madya Dumai tertukar dengan Dapil Riau 3 Kabupaten Siak-Pelalawan di TPS 1 dan TPS 3 Desa Tanjung Punak, Kec. Rupat Utara.

Kejadian Tertukar Surat Suara ini mengakibat masyarakat Rupat yang mencoblos di TPS 1 dan 3 harus kembali mengulang untuk menyalurkan hak pilih pada hari Senin .

Hal itu disampaikan Ketua Panitia Pengawasan Pemilu (Panwaslu) Kab. Bengkalis Mendra, Minggu (13/4/2014), dikatakan Mendra, surat suara yang tertukar dan telah terlanjur dicoblos warga tersebut akan diganti dengan didistribusikan kembali surat Suara untuk pemilihan besok pada hari ini.

Menurut Mendra, Di Desa Tanjung Punak Rupat Utara itu kurang lebih ada 300 lebih DPT (Daftar Pemilih Tetap), surat suara yang tertukar berjumlah 68 lembar, sedangkan yang baru di coblos hanya 32 lembar, lantaran kita menghormati pemilih walau hanya 32 suara tetap kita meminta pada KPU untuk dilakukan pencoblosan ulang dan hal itu disetujui.

“InsyaAllah besok hari Senin dilakukan pencoblosan ulang dan hari ini kita kawal bersama Kepolisian dalam pendistribusian surat suara dari KPU tersebut, "ujar Mendra.

Dari 68 surat suara, Lanjutnya, yang dicoblos itu sebenarnya bukan tertukar tapi tercampur, makanya 32 suara yang terlanjur di coblos pemilih tersebut diulang lagi dan suara sebelumnya dijadikan suara hangus.

“sebab selebihnya surat suara itu, setelah warga sadar sebelum dicoblos telah meminta surat suara pengganti dan saya akui itu memang keteledoran dari pihak pelipat suara yang ada di KPU Kab. Bengkalis, "tutup Mendra menjelaskan. (Gus)

Jumat, 02 Mei 2014

Enam Rangka Manusia Ditemukan Di Rupat



 Enam mayat yang sudah jadi tulang belulang ditemukan di ujung pasir Rupat Selatan. Enam mayat tak dikenal tersebut terdiri dari dua wanita dan empat laki-laki. Diduga korban merupakan TKI yang hendak berangkat secara ilegal ke negeri seberang.

Kapolres Bengkalis, AKBP Andry Wibowo yang dihubungi Sabtu (1/3) membenarkan penemuan mayat yang hanya tinggal kerangka tersebut. Penemuan ke enam mayat tersebut, jelas Kapolres tidak sekaligus, tapi terjadi dalam tiga kali penemuan. Namun, yang pasti selama Februari 2014 jajaran Polres Bengkalis telah menemukan enam mayat yang hanya tinggal tulang belulang.

‘’Diduga kuat mayat yang ditemukan itu adalah imigran gelap yang kemungkinan mendapat musibah di tengah laut. Dan informasinya penemuan mayat di laut ini tak hanya di Rupat Selatan ini saja, namun juga ada di perairan kabupaten lain,’’ ungkap Andry.

Dia menambahkan, pasca penemuan mayat ini, jajaranya telah melakukan pengecekan di lapangan terhadap informasi yang diperoleh dan fakta yang diterima. Dimana, empat mayat yang ditemukan oleh masyarakat pada 22 dan 23 Februari yang terdiri dari mayat 3 mayat laki-laki dan 1 mayat perempuan sudah dilakukan penguburan.

Mayat yang ditemukan pada 22 dan 23 Februari diduga juga akibat tenggelam. Ini merupakan rangkaian penemuan mayat/kerangka manusia dari yang sebelumnya. Sehingga pada bulan Februari terjadi tiga kali penemuan kerangka manusia. ‘’Kita sedang lakukan pemeriksaan di TKP dan interogasi terhadap saksi di lapangan,’’ ungkap Kapolres.(evi)
2 Maret 2014 - 11.01 WIB > Dibaca 1131 kali

Menggali 'Sumur' di Hutan Rupat


EKONOMI DAN BISNIS
Setumpuk bukti sudah di tangan Kementerian Lingkungan Hidup. Ada bukti kuat PT Sumatera Riang Lestari (SRL) menjadi salah satu perusahaan yang menyebabkan kebakaran hutan di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau. Sudaryono, Deputi Penataan Hukum Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, mengatakan salah satu buktinya adalah area kebakaran seluas 25 hektare di lokasi penyiapan lahan (land clearing).
EKONOMI DAN BISNIS
SENIN, 07 APRIL 2014

JUARA 2 TEKNOLOGI TEPAT GUNA SEKABUPATEN BENGKALIS

TEKNOLOGI TEPAT GUNA ALAT KUKUR KELAPA(HENDRI GUNAWAN) by hendri gunawan on Scribd